Umroh merupakan perjalanan impian bagi umat muslim di seluruh dunia. Banyak sekali hikmah dan nikmat yang kita dapatkan dari perjalanan suci ini. Akan tetapi, biaya perjalanan ibadah umroh yang semakin lama semakin mahal membuat seringkali perjalanan ini menjadi penghambat dan hanya menjadi impian belaka. Namun itu tak menutup kemungkinan untuk melakukan ibadah umroh.

Sebenarnya, impian untuk melakukan perjalanan umroh merupakan impian yang sangat realistis dan dapat dilakukan oleh siapa saja dan kapan saja. Untuk mencapai impan ini, banyak hal yang harus dipersiapkan. Selain mempersiapkan aspek spiritual, kita harus mempersiapkan aspek finansial. Salah satunya menghitung berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk perjalanan umroh.

Pernahkah anda berpikir bagaimana asal-muasal dari perjalanan ibadah umroh ini? Sejarah perjalanan umrah tidak terlepas dari Nabi Muhammad SAW ketika melakukan ibadah haji untuk pertama kalinya. Pada tahun ke-6 Hijriyah, Nabi Muhammad SAW bersama 1500 orang sahabat pergi ke Mekkah untuk melakukan ibadah haji.

omniversum.nl

Mereka ke Mekkah mengenakan pakaian Ihram (kain putih tanpa jahitan) dan membawa beberapa unta sebagai hewan Qurban disana. Ini adalah pertama kali beliau dan para sahabatnya untuk melakukan ibadah haji.

Namun, mereka terkendala di dalam perjalanan karena Nabi Muhammad SAW dan para sahabat dihadang oleh kaum Quraisy di Hudaibiyah. Nabi Muhammad SAW langsung melakukan perundingan dengan para kaum Quraisy. Maka, ditempat inilah yang dinamakan perundingan Hudaibiyah dan menghasilkan suatu perjanjian yang dinamakan perjanjian Hudaibiyah.

aridasahputra.blogspot.com

Ada beberapa poin yang dihasilkan dari perundingan Hudaibiyah tersebut, salah satu diantaranya adalah merugikan umat muslim yakni kaum muslimin dilarang melakukan ibadah haji pada tahun itu dan bisa berhaji kembali ditahun berikutnya dengan syarat tidak lebih dari 3 hari.

Walaupun mendapat banyak protes dari para rombongan dan para sahabatnya, Nabi Muhammad berpendapat lain dan menyetujui perjanjian tersebut lalu menunda perjalanan hajinya.

Pada tahun berikutnya, tepatnya pada tahun ke 7 Hijriyah Nabi Muhammad SAW beserta 2000 orang dalam rombongannya melakukan umroh ke Baitullah untuk pertama kalinya.

Nabi Muhammad SAW dan para rombongan memasuki Ka’bah dan langsung melakukan tawaf yakni mengelilingi ka’bah sebanyak tujuh kali putaran. Kemudian Nabi Muhammad melakukan shalat di maqam Nabi Ibrahim AS dan meminum air zam-zam. ‘Setelah itu, para rombongan melakukan sa’i atau lari-lari kecil dari Sahafa ke Marwah, kemudian pelaksanaan terakhir adalah Tahallul atau disebut juga dengan mencukur sebagian rambut di kepala.

Hingga saat ini, apa yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW telah menjadi rukun umroh yang berlaku bagi seluruh umat muslim di dunia. Nabi Muhammad SAW pertama kali dalam melakukan umroh di Tanah suci yaitu melakukan ihram, thawaf, sa’i, dan tahallul.

javanesonline.com

Seluruh rukun umroh tersebut adalah sebagian dari rukun pelaksaan haji. Hal yang membedakan haji dan umroh adalah mengenai waktu pelaksanaan. Jika haji dilaksanakan dalam waktu satu tahun sekali sedangkan umroh dilakukan waktu kapan saja. Maka dari itu ibadah umroh sering disebut sebagai haji kecil. Kunjungi Juga: Doa Tawaf Saat Umrah Dari Putaran Pertama Hingga Ketujuh

 

Daftarkan rencana ibadah Haji dan Umroh-mu bersama Ayohaji sekarang! Dan dapatkan penawaran menarik paket ibadah Haji dan Umroh dengan mengisi form di bawah ini atau juga bisa ke halaman Daftar. Tim Kami akan segara menghubungi Anda.

*
*

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *